Tuesday, 11 June 2024

cepat sembuh ya mr hubby

Kondisi lagi lelah banget karena misua mendadak sakit dan pekerjaanku sedang hot2nya. Mr. hubby kesehatannya sedang terganggu banget karena batu ginjal dan saluran ureter bermasalah. 

Jadi ceritanya udah agak lama sekitar 2 tahun dia terganggu dengan prostat yang membesar. Pembesaran ini sebetulnya wajar karena usia menua, sama kayak kita beruban aja. Tapi mungkin menekan saluran kemih sehingga sering pipis. Karena sering pipis jadinya males minum, trus merembetlah jadi batu ginjal karena dia juga suka minum suplemen seperti vit C.  Terakhir waktu MCU memang terlihat ginjal semacam ada kista dan agak bengkak selain prostat membesar walaupun ukuran wajar, tapi nggak ada keluhan selain sering pipis.

Puncaknya sabtu 1 juni waktu itu abis makan2 ultah mertua dia sakit perut. Setelah minum lansoprazole karena dia memang lambung bermasalah, akhirnya membaik trus malem bisa nemenin kondangan di UI. Besoknya hari minggu malam dia ngeluh sakit lagi perut bawahnya, cukup berat tapi trus membaik setelah minum lansoprazole dan bisa tidur. Hari senin pulang kerja bareng aku, malemnya ngeluh sakit banget perut bawah kirinya. Rencananya mau ke internist udah terdaftar besok pagi. Minum lansoprazole dan buscopan nggak mempan, dan makin kesakitan sampe jam 11 malam akhirnya aku dan fikri bawa dia ke RSPP. Untung aja fikri lagi nggak jadwal jaga koas jadi bisa anterin. Dia lagi stase gigi dan mulut jadi lebih banyak kuliah online, hanya 3 hari jaga di RS.

Di UGD dia kesakitan banget, trus bolak balik pipis terus tiap 5 menit. Mungkin sakitnya setara melahirkan ya. Tapi aku 2x lahiran normal kesakitannya masih terukur karena bisa menenangkan diri bahwa bukaan ke-10 pasti selesai prosesnya. Dokter jaga cuma bisa kasih penahan nyeri dan infus. Trus karena masih sakit terus akhirnya dirawat inap. Besoknya disuruh USG perut dan terlihatlah ada batu ginjal dan ginjalnya agak bengkak. Lanjut lagi rabu CT scan untuk melihat keseluruhan gambarannya karena USG itu nggak terlalu akurat. Dari situ terlihat ada batu ginjal, trus ada hidronefrosis atau pembesaran ginjal grade 2 karena penumpukan urine yang nggak bisa mengalir. Urolog lalu minta dioperasi dengan memasukkan alat lewat lubang urine untuk mengambil batu ginjal, dan ternyata perlu memasang stent atau selang tipis lentur di dalam saluran ureter yang menghubungkan ginjal ke kandung kemih. 

Selama 4 hari mr. hubby dirawat dan akhirnya jumat sore Alhamdulillah bisa pulang. Pipisnya udah lancar tapi masih beraneka nyeri di beberapa lokasi tapi kemudian satu persatu tiap hari berkurang lokasi nyerinya. 

Aku bersyukur selama perawatan mr hubby ini diberikan kemudahan, termasuk jarak yang lumayan dekat RS dari rumah dan kantorku, jadi aku bisa mondar mandir mengingat lagi ada target kerjaan juga termasuk rapat dengan pimpinan. Trus mr hubby juga dapat kamar yang bagus, dan fikri juga bisa bantu mendampingi pas tidur malam karena gentian aku balik ke rumah. jadi pagi aku ke kantor dulu, siang jam 1 aku ijin kantor trus jaga di RS sampe jam 10 malem, gentian fikri yang tidur di RS. Paginya dia kuliah online atau berangkat koas, trus digantiin selma sampe aku datang jam 1 siang.

Sekarang ini kondisi mr.hubby berangsur membaik. Tapi dia juga terlihat cemas dengan ke depannya gimana, karena stent ini masih harus diambil 1-2 bulan lagi dan belum tau gimana nanti. Dia juga kuatir dengan pipis2 terus2an ini, udah lancar pipisnya dan banyak tapi frekuensi juga sering karena banyak minum harus 2 liter. Setelah kejadian sakit ini aku langsung memastikan makanan dan minuman apa yang boleh dan nggak boleh dikonsumsi, dan ternyata banyak juga daftarnya. Trus kemarin mulai belanja groceries yang sesuai yang mudah2an bisa konsisten menjaga makan minumnya.

Pas mr hubby sakit itu aku benar2 merasa tertohok, bagaimana tidak orang yang sedemikian sehatnya seperti mr.hubby yang badannya kokoh dan hobi olahraga serta sedang diet lumayan ketat beberapa waktu ini, ternyata bisa nggak berdaya. Gimana dengan aku yang badannya ringkih cuma selembar yang kalo ditiup juga langsung rubuh hiks.. tapi disitulah aku merasa ternyata cintaku sedemikian dalamnya buat dia lebih dari yang kukira selama ini, dan dia juga sedemikian bergantungnya ke aku sebagai istrinya. dia juga mengungkapkan kekuatirannya nggak bisa kembali fit seperti semula termasuk urusan reproduksi, tapi buatku itu semua nggak penting yang penting dia sembuh. Kita udah married 26 tahun dan melewati semua badai naik turun dalam kehidupan, rasanya nggak ada yang dicari lagi selain menghabiskan hidup berdua dengan tenang dan mendukung satu sama lain. Itulah mengapa aku udah bilang ke bosku kalo memang aku harus pindah ke IKN maka aku pasti mengajukan pensiun dini karena aku nggak sanggup jauh dari mr hubby apalagi kondisi bisa kambuh sakit anytime.

Mudah2an mr hubby segera sembuh dan beraktifitas seperti semula. Sekarang ini harus mulai dijaga kesehatan kita semua, semangattt…


Sunday, 5 May 2024

drop fisik dan psikis

Nggak tau ini namanya apa, tapi beberapa bulan ini kondisiku lagi drop baik fisik maupun psikis. Lagi kepikiran apakah ini yang namanya pre-menopause.

Usiaku 49 menuju 50. Sejumlah teman seusiaku cukup banyak yang udah menopause, padahal mereka secara fisik sangat bugar dan aktif, malah Grace dan Juri itu hobinya lari marathon. 

Jadi ceritanya pas bulan puasa kemarin, menstruasiku kacau balau. Flek yang kukira mens ternyata berlangsung 9 hari tipis2, trus 10 hari kemudian flek lagi, trus 9 hari kemudian mens lagi selama 11 hari. Aku ke dokter obgin karena galau juga puasaku jadi gak jelas, trus dikasih primolut dan kalnex penghenti pendarahan. lalu USG dari dalam, katanya ini luruh tapi juga dinding proses menebal lagi, jadi kapan selesainya klo gitu. Dokternya bilang kalo masih flek2 terus setelah minum obat berarti harus kuret biar tuntas dindingnya dibersihin jadi dari awal lagi fasenya. Katanya ini mulai masuk pre-menopause, makanya siklusnya jadi nggak karuan. Aku juga mens buanyak banget sampe lemes waktu akhir desember lalu, sampe takut banget karena tiap 1-2 jam ganti pembalut padahal udah dobel2.

Waktu itu aku sempet gak berani minum primolut jadi hanya kalnex aja, tapi ya gak berhenti2 fleknya. Akhirnya primolut diminum juga dan berhentilah flek, sempet bisa sholat Ied, tapi abis itu flek2 lagi tiap 2 hari, trus seminggu kemudian mens buanyak sekali sampai lemes dan HB turun. Aku sempet pake pembalut pampers saking banyaknya.

Kondisi fisikku juga drop banget. Entah karena mens banyak banget dan HB turun, entah karena pre-menopause jadinya secara psikis juga sensi banget. Pas hari ke-3 mens itu aku sempet tes hormone juga, keliatan kalo kadar estrogen turun, jumlah cadangan telur juga 0.2 yang artinya sudah makin sedikit dari kira2 tahun lalu sekitar 0.4 kalo gak salah.

Ada rasa yang aneh mendekati menopause ini. Ada perasaan sedih dan useless bahwa sudah semakin tua, fungsi reproduksi udah mau selesai, dan pada saat meno nanti hormon2 pendukung berubah semua sehingga risiko seperti darah tinggi, kolesterol, sendi2, jantung, biasanya akan terpengaruh. Sekarang aja kolesterolku udah mulai tinggi dan sempat minum atorvastatin sekitar 4 bulan, tapi sekarang udah lepas karena udah rada stabil. Aku rada ngeri minum statin2 ini karena katanya kolesterol juga dibutuhkan untuk sendi2 dan otak. 

Badan dan psikis yang nggak enak banget ini cukup menggangguku, sampai rasanya hopeless gitu. Kepala pusing2 terus juga. Pas banget 2 hari setelah mens selesai ini harus ke Solo untuk hari tari sedunia, pentas tari bedhaya ela-ela bareng sanggar solo yang kuikuti. Hawa juga lagi panas-panasnya, trus latihan di pendopo rumah keluarga bu Nuk juga panasnya minta ampun, makin pusing kepala. Pas pentas aku udah pasrah kalopun nanti ambruk karena kondisi nggak fit, karena dapat jatah jam 9 pagi pentasnya, harus bangun jam 3.30, rias dll dari subuh dan biasanya aku susah makan. Alhamdulillah cukup lancar kendati kainnya rada ketat jadi susah pas jengkeng dan berdiri. Ini adalah kedua kalinya aku nari bedhaya gaya Surakarta. Nggak nyangka sudah sejauh ini nari macem2 padahal tidak berbakat, entahlah apa ini namanya..

Urusan domestik juga jadi nambahin puyeng. Udah jalan 26 tahun married tapi masih suka miskom aja. Kalo urusan cinta ke mr. hubby ya jangan ditanya lagi aku cinta banget, tapi kita berdua ini sama2 dominan dan susah ngalah jadinya suka saling kesel. Kondisi bodi dan psikis nggak enak ini kan pengennya berkeluh kesah sama pasangan ya, tapi klo lagi miskom kan susah. kadang mikir kalo mau keluh kesah sama siapa lagi kalo bukan sama pasangan ya, masa iya sama orang lain?

Kadang juga ada kepikiran aneh2 karena nonton youtube, misal jangan2 bodi nggak enak ini karena jantung, darah tinggi, anemia, artritis, rematik dll.. pokoknya jadi overthinking gitulah. Nggak bener sih, tapi kok gejala2nya mirip hadeh…

Dalam rangka memasuki fase jompo junior ini aku juga udah mulai mengkonsumi aneka suplemen, tiap malam pasti minum omega3 dan vitD. Trus belum lama ini aku tambahin vitamin khusus perempuan dari nature’s health yang isinya multivitamin dan mineral kayak magnesium zinc dll serta campuran herbal untuk support pre-menopause di dalamnya kayak damiana dan dong quoi. Trus khusus karena HB drop kemarin aku jadinya minum sangobion juga. Yah namanya usaha biar fit kembali. 

Anyway kendati menstruasiku cukup berat dan organ reproduksiku banyak bermasalah, aku ingin mengucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi2nya kepada organ reproduksiku yang telah berfungsi baik sehingga Alhamdulillah aku bisa punya 2 anak yang baik dan pintar, dimana jika memang sudah waktunya organ tersebut harus pensiun karena menopause maka akan tetap kujaga kesehatannya dengan sebaik-baiknya.

Balik ke kondisi kita berdua. Aku tahu kita berdua ini lagi struggling menuju fase berikutnya. Mr hubby 2 tahun lagi pensiun, jadi dalam dirinya juga lagi struggling karena belum nemu next aktivitasnya apa. Aku sendiri juga galau karena kantorku mau pindah ke IKN dalam 2th lagi. Aku berat banget kalo harus pindah tanpa didampingi mr.hubby yang menyatakan nggak mau ikut ke IKN kendati sudah pensiun. Aku tau dia gengsinya tinggi banget padahal udah pensiun.

Aku sudah memutuskan akan ambil pensiun dipercepat kalo ada SK pindah permanen ke IKN. Gimana enggak, sendirian di Kalimantan sedangkan usia udah di atas 50, apalagi coba yang dicari. Pengennya di usia segitu kalopun kerja ya yang ringan2 aja di Jakarta atau mendekati jogja tempat rencanaku pensiun kelak, bukan malah harus ke Kalimantan disuruh babat hutan hadehh..

Oleh karena itu mulai dari sekarang aku udah menyiapkan diri. Alhamdulillah sudah ada kost di jogja yang menghasilkan yang kubeli dari menjual rumahku di bintaro, rumah yang mostly diperoleh dari pemberian ayahku dan sebagian lagi dari pinjaman bank tempatku kerja dulu. Trus sekarang ini lagi nabung2 mau ngebangun kost lagi yang lebih kecil. Rasanya cukup sih biarpun hasilnya ya nggak banyak2 amat, mudah2an cukup untuk pensiunan. 

Nah mengenai mr.hubby, sebetulnya aku pengen abis pensiun dia ada aktivitas apa gitu. Kalopun bisnis nggak berbakat, setidaknya dia ada aktivitas positif. Aku sih liat passion dia di olahraga. Menurut aku dan fikri, mr hubby berbakat jadi coach tennis. Tiap minggu kan dia latihan tennis. Doi kan galak tuh, jadi cocoklah. Tapi meyakinkan dia itu susah. kalo coach gini kan nggak pusing mikir bisnis, bisa kerja mandiri. Yah moga2 aja kebuka jalannya. 

Sebetulnya dia suka golf tapi aku nggak mau dia main golf karena ngabisin duit buat sewa lapangan dan tips serta aneka perlengkapan, bayangin aja sewa lapangan 1-2juta sekali main golf, tips-nya 300-500rb per golf, belum lagi peralatan mahal2 banget, sebulan 4x aja udah berapa tuh duitnya, buat hobi jangka panjang yang mau pensiun sangat tidak hemat. Kalo sekarang membership masih bisa gretongan dari kantor, tapi nanti kalo pensiun kan gak mungkin. Sekarang aja biaya tips & peralatan udah bikin kesel. Mending duitnya kasih aku buat bikin kos2an jelas bermanfaat. Belum lagi kalo golf itu dari subuh baru kelar jam 2 siang, atau dari jam 10 siang baru kelar abis maghrib. Bener2 habis waktunya. Begini ini yang bikin beranteman karena aku gasuka banget. Kalo olahraga lainnya kayak tennis itu kan waktunya terukur dan biayanya masuk akal. Sama kayak aku latihan nari, paling 2 jam dan biayanya hemat, nggak perlu sepatu dan peralatan aneh2, cukup sampur/selendang sebiji, sekali2 pentas paling 1-2x setahun, isinya perempuan semua jadinya nggak perlu kuatir.

Oya kemarin minggu udah mulai latihan nari gaya jogja dengan teman2 di kemang. Kelompok yang ini juga asyik karena usia2nya yang udah kepala 5 mostly, bahkan ada yang kepala 6. Seru bisa rame2 ngobrol dan cerita di sela2 latihan. Saling sharing tentang kesehatan juga, terutama dari mbak Ria yang jadi komandan di kelompok ini. Kalo temen2 yang kelompok nari Surakarta itu lebih muda usianya trus beberapa masih single maka pembicaraannya juga lain karena harus menjaga. Mereka juga suka banget sama budaya jawa, narinya serius banget. Nah kalo yang kemang ini karena lebih berumur dan berkeluarga semua maka pembicaraannya lebih family oriented gitu. Intinya aku hepi dengan 2 kelompok ini dan yang penting karena memang suka menari kendati nggak berbakat maka enjoy rasanya.

Kembali ke kondisi fisik dan psikis.. setelah minum suplemen yang untuk perempuan itu rasanya rada mending, mungkin juga karena mens kemarin udh beres dan HB mulai naik lagi. Moga2 siklus berikutnya udah normal dan badan fit kembali seperti sediakala.. semangattt