Tuesday, 19 May 2026

keriwehan yang tak terbayangkan

Lama sekali nggak update tulisan. Banyak sekali peristiwa sejak bulan april kemarin hingga kini. Sedemikian riwehnya kegiatan sampai nggak sempet nulis buat release tekanan dan stress ini.

Jadi ceritanya per 1 April itu aku dipindah ke corporate secretary. Mau pingsan rasanya, karena ya sebetulnya udah berasa mau rotasi tapi nggak expect pindahnya ke corsec ini yang bukan gw banget naturenya.

Dari semula sangat bisa memange waktu, terstruktur, terukur dan loadnya manageable walopun kurang mudeng dengan angka2 di corporate planning, tiba2 pindah ke corsec yang grabag grubug riweh dinamis banget nggak dikasih napas sedikitpun, dengan risiko di depan mata, dengan komut yang sedemikian demanding karena professor dan udah umur jadinya dominan pol gak mau nerima pendapat apapun

Aku juga nggak tau pertimbangannya apa aku ditaruh di situ, apa karena aku asal jogja dan kuliah di ugm. Tapi apa hubungannya coba. Sejujurnya biarpun background pendidikanku komunikasi, tapi aku tuh karakter mapun passionnya sangat bukan komunikasi. Aku sangat terstruktur, konseptual, terencana, biarpun pace-nya cepat dan satset. Trus aku juga punya banyak kegiatan ekskul kayak menari dan bisnis kost kecil2an. 

Dengan jumlah penduduk di bawahku yang hampir mencapai 50 orang dari semula di tempat lama hanya 12 orang, mulai dari tim protokol, sekretaris direksi dan komisioner, kesekretariatan pimpinan, manajemen rapat pimpinan, BOD support, kehumasan, media, puslinfo, website dll rasanya udah mau rontok badan dan pikiran ini. Dinamisnya nggak ketulungan, belum lagi urusan pelayanan pimpinan yang semuanya mesti diurus dan berubah dengan cepat.

Ada event besar yang sedang diurus dan ini menjadi event utama pak komut karena ada di wilayah asalnya. Biaya besar, effort besar, sponsor besar, pihak media penyelenggara juga besar melibatkan konglomerat trus pejabat2 di seluruh lingkungan industri keuangan, trus dengan risiko yang besar yang bikin aku nyaris menyerah. Tapi gimana lagi sudah kadung disitu, tinggal 3 tahun lagi pensiun, haruskah aku menyerah?

Belum lagi intensitas keluar kota juga tinggi banget dalam rangka kegiatan rapat pimpinan, kesekretariatan, pendampingan, media, persiapan event dll. Seumur2 belum pernah aku semobile ini bergerak, fisik dan mental capek banget. 

Tapi di luar itu semua ada beberapa hal lain yang perlu kutulis, ada yang bahagia ada juga yang sedih.

- Pentas hari tari dunia di Solo tari bedhaya sukoharjo alhamdulillah berjalan lancar di sela2 kesibukan yang seabrek dan nyaris aku nggak berangkat. Di samping itu ketidakakuran teman2 tim bedhaya dan serimpi karena urusan biaya juga bikin suasana nggak nyaman, walopun akhirnya bisa sepakat dan ada donatur sana sini termasuk aku support untuk biaya fotografernya.

- Mr hubby tiba2 diminta lanjut kuliah pra S2 hukum UGM oleh kantornya mulai april kemarin, padahal akhir juni ini dia pensiun. Kantornya lagi memproses perpanjangan usia pensiun nambah 2 tahun dan mr hubby berusaha keras untuk terpilih lanjut. Makanya aku nggak berani banyak2 mengganggu dia agar dia bisa terpilih lanjut perpanjangan pensiun. Walopun sebetulnya aku berharap dia bisa support fisik ke aku di jogja untuk event itu.

- Alhamdulillah selma akhirnya diangkat menjadi karyawan tetap di kantornya, walopun mundur 3 bulan pengangkatannya. Aku benar2 bersyukur dan langsung syukuran potong kambing dan bagi2 paket makanan olahan kambing itu ke anak2 yatim.

- Acara jalan bareng keluarga bisa lanjut kendati nggak lengkap karena mendadak ponakanku ada yang harus dirawat di RS karena pendarahan polip rahim. Dari 11 peserta akhirnya berangkat 9 orang ke banyuwangi dan Surabaya. Walopun ini perjalanan ketiga kalinya ke banyuwangi, tapi gapapa demi kebersamaan. 

- Ponakanku yang dirawat ini kan tinggal sama aku sejak covid, dia kerja di kemendagri. Serem banget pendarahan sampai hb turun jadi 6 dan dia harus transfuse 4 kantong di RS dekat rumahku. Lalu kakakku datang dan akhirnya dibawa pulang ke jogja untuk perawatan lanjutan dan tindakan. 

Ceritanya dia udah setahun ini sering mens pendarahan di luar siklus, karena masih belum married maka hanya bisa usg luar dan diperoleh hasil polip yang cukup banyak. Puncaknya pendarahan hebat, udah gitu dia itu tertutup jadi susah ditanya2. Bahkan waktu ke RS karena drop dan harus transfusi itu bilangnya nggak pulang ke rumah karena di tempat teman hadehh.. setelah dibawah ke jogja lalu diperiksa menyeluruh dan memang polipnya banyak. Sudah tindakan ambil salah satu polip terbesar dan menunggu hasil patologi, setelah itu baru operasi pembersihan semua polip. Semoga hasil patologinya bagus dan bisa segera tuntas pembersihannya, sehat kembali untuk seterusnya. Aamiin YRA.

Sudah lelah banget rasanya dengan segala keriwehan ini. Hanya bisa berusaha semaksimal mungkin bersama tim untuk mempersiapan event dan berdoa semoga event yang di jogja berjalan dengan lancar dan sukses, agar bisa lanjut ke pekerjaan selanjutnya.. aamiin YRA…