Alhamdulillah akhirnya Fikri diterima kerja di salah satu RS milik BUMN. Walopun kontrak 3 bulan dulu tapi tetap disyukuri, setidaknya jika nggak betah maka ganti ruginya nggak sebanyak yang kontraknya 2 tahun.
Jam kerjanya panjang dan RSnya luas banget, jadi pasti super capek dan itu bikin dia gamang nggak sanggup. Aku jadi ikut ketar-ketir, tapi yah mudah2an dia bisa menyesuaikan diri karena pada dasarnya anaknya juga nggak aneh2. Tentunya cita2 dia masih mau lanjut spesialis, yang mudah2an ada jalan karena kita nggak ada network di dunia kedokteran. Dia bisa nyangkut di RS ini aja menurutku lebih ke keberuntungan karena memang no idea. Kita sih berharap kontrak 3 bulan ini berjalan dengan baik dan betah sehingga dia bisa lanjut kontrak 1-2 tahun berikutnya sebelum lanjut spesialis.
Kalo denger cerita bahwa mau sekolah spesialis itu kudu ada surat rekom dari konsulen, surat balik penempatan oleh RS yang mau menerima, belum lagi ujian masuknya juga sulit. Jadi yah cuma bisa berusaha belajar semaksimal mungkin dan berdoa, semoga dimudahkan untuk lulus.. aamiin YRA.
Update lain selain selma Alhamdulillah diangkat jadi karyawan tetap, suamiku Alhamdulillah diperpanjang 2 tahun masa pensiunnya hingga 58 setelah melewati aneka asesmen dan pertimbangan. Bersyukur banget rada napas dalam rangka nanti support fikri kalo mau lanjut spesialis.
Atas hal2 yang sangat kusyukuri tersebut aku sudah syukuran dengan potong kambing untuk tiap peristiwa dan dijadikan mealbox untuk dibagikan ke panti asuhan. Mudah2an barokah.
Nah tinggal aku yang masih terjebak dalam kegalauan di posisi sekarang yang nggak enak banget, di tempat yang load pekerjaannya banyak banget dan penuh risiko, pimpinan yang gak bisa diajak diskusi dan merusak tata kelola. Lagi usaha banget supaya bisa rotasi ke tempat yang lebih peaceful. Doain ya semoga bisa terealisasi karena menuju pensiun 3 tahun lagi ini pengennya dapat posisi yang tenang sehingga bisa mempersiapkan diri untuk pensiun dengan baik.
Semoga aja ya.. aamiin YRA..